*UKHUWWAH FILLAH ABADAN ABADA*
9/20/2011
7/28/2011
6/13/2011
Perkongsian bersama
Renungan bersama
Bertaqwalah kita pada Allah,yakni menjalankan perintahNya & jauhi laranganNya,
sungguh kita hanya tulang terbalut daging yg akan membusuk dalam kubur,
dan taqwa adalah satu-satunya jalan menuju kemuliaan,
kita diciptakan untuk menyembahNya,lalu apakah kita hidup dalam tujuan penciptaan kita,atau kita hanya manusia yg suka menghinakan diri dengan perkara yang sia-sia?
♥mari jadi orang baik
*UKHUWWAH FILLAH ABADAN ABADA*
Labels:
kongsi,
unit kebajikan dan dakwah
6/07/2011
Selamat Menyambut Bulan Rejab

Assalamua'laikum.
Apa khabar sahabat yang dikasihi kerana ALLAH sekalian? Semoga dalam lindungan dan kasih sayang ALLAH sentiasa hendaknya.
ALLAHUMMA SOLLI A'LA SAYYIDINA MUHAMMAD WA'ALA ALIHI WASOHBIHI WABARIK WASALLIM.
Alhamdulillah, ALLAH masih memberi kesempatan dan ruang kepada kita semua untuk meneruskan kehidupan di dunia ini. ALhamdulillah, segala puji bagiNYA.
Hari ini, bertarikh 5 Rejab 1432H, bersamaan dengan 7 Jun 2011M. Sedar atau tidak, kita telahpun 5 hari berada dalam bulan Rejab.
ALLAHU ALLAH.
Sekejap saja masa berlalu. Rasanya, baru saja meninggalkan Rejab tahun lepas. Hari ni, bertemu lagi. Masa semakin pantas berlalu, tak terkejar rasanya.
REJAB, SYAABAN, RAMADHAN..
Haa, dah tak lama nak masuk bulan Ramadhan ni, dah tak sampai 2 bulan pun lagi ni. Sahabat-sahabat sekalian dah habis puasa ganti? Kalau belum, jangan lupa ganti tau. Kalau puasa dekat-dekat Syaaban, nanti kalut pula. (^_~). ALLAH bagi 11 bulan untuk kita ganti puasa yang tertinggal. Mengapa perlu tunggu bulan-bulan terakhir untuk mengqadha puasa? Sama-sama kita ingatkan sahabat-sahabat dan orang disekeliling kita yang masih belum menunaikan tanggungjawab. Takut mereka terlupa. Nanti kita juga yang dapat saham, sebab tak ingatkan mereka.
JOM AMBIL TAHU TENTANG REJAB
Suka untuk kami kongsikan, yang dipetik dari beberapa laman web.
Rejab termasuk satu daripada empat bulan yang disebut al-Quran sebagai al-Asyhur al-hurum atau ‘Bulan Yang Dihormati’ dalam ayatnya yang bermaksud: “Sesungguhnya bilangan bulan di sisi (hukum) Allah ialah 12 bulan, (yang ditetapkan) dalam kitab Allah ketika Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan yang dihormati. Ketetapan yang demikian itu ialah agama yang lurus, maka jangan kamu menganiaya diri kamu pada bulan yang dihormati itu (dengan melanggar larangan-Nya); dan perangilah kaum kafir musyrik seluruhnya seperti mereka memerangi kamu seluruhnya; dan ketahuilah sesungguhnya Allah SWT berserta orang yang bertakwa.” (Surah al-Taubah: ayat 36).
Hakikat ini ditegaskan dalam sebuah hadis bermaksud: “Sesungguhnya zaman itu sudah kembali seperti keadaannya pada waktu Allah SWT menciptakan langit dan bumi. Setahun itu ada 12 bulan. Empat daripadanya adalah bulan yang dihormati dan yang tiga berturutan iaitu Zulkaedah, Zulhijjah dan Muharam dan Rejab adalah bulan Mudhar – bulan yang terletak antara Jamadilakhir dan Syaaban. (Hadis riwayat Muslim).
Antara sebab mengapa empat bulan itu dihormati adalah kerana dalam semua bulan itu dilarang melakukan apa-apa yang berkaitan dengan peperangan pada zaman Jahiliah yang dipetik hadis bermaksud: “Utusan Abdul Qais datang menemui Rasulullah SAW lalu berkata: “Wahai Rasulullah, kami berasal dari wilayah Rabi’ah. Antara kami dan engkau, terhalang oleh orang kafir Bani Mudhar. Kerana itu, kami tidak dapat datang kepadamu kecuali pada bulan-bulan Haram (Zulkaedah, Zulhijjah, Muharam dan Rejab). Oleh itu, perintahkanlah kami dengan sesuatu yang dapat kami kerjakan dan kami seru kepada orang di belakang kami.
Baginda Rasulullah SAW sentiasa berdoa dengan doanya yang masyhur “Allahumma barik lana fi Rajab wa ballghna Ramdan” atau ertinya, “Wahai Allah, anugerahkanlah keberkatan Rejab kepada kami dan kurniakanlah kehidupan kepada kami sehingga kami berjumpa dengan bulan Ramadan.”
Kemuliaan Rejab turut dipetik bangsa Arab dalam peribahasa mereka yang menyebut ’Isy rajaban tara ’ajaban yakni hiduplah dari Rejab ke Rejab maka engkau akan melihat pelbagai keajaiban. Rejab dalam peribahasa ini dikiaskan sebagai tahun. Dalam Islam ia juga dimuliakan sehingga perkara sama juga kita dapati dalam syair bahasa Melayu yang menyebut “Rejab bulan menabur benih, Syaaban bulan menyiram tanaman, Ramadan bulan menuai. Rejab menyuci badannya, Syaaban menyucikan hati dan Ramadan menyucikan rohnya. Rejab bulan maghfirah, Syaaban bulan syafaat dan Ramadan bulan menggandakan pahala.”
Adat istiadat jahiliah yang dilakukan pada Rejab yang kemudian dilarang Islam adalah seperti dalam sebuah hadis maksudnya: “Tidak ada lagi fara` (anak unta pertama yang disembelih untuk berhala-berhala mereka) dan tidak pula ’atirah (haiwan ternak yang disembelih pada sepuluh hari pertama dari bulan Rejab. (Hadis riwayat Muslim).
Dari segi bahasa ‘Rejab’ bermakna ‘memuliakan, mengagungkan.’ Ibn Rajab al-Hanbali mengatakan bahawa Rejab mempunyai 14 nama termasuk Munassil al-Alsinah; Munaffis; al-Asamm; Mutahhir; Mu’alli; Muqim; Haram; Muqasyqisy; Mubri’; Fard dan Rajab Mudhar (Rejab Mudhar).
Bulan Rejab itu dinamakan dengan BULAN ALLAH.
REJAB bulan menabur benih.
SYA'ABAN bulan menyiram tanaman.
RAMADHAN bulan menuai.
REJAB menyucikan badannya.
SYA'ABAN menyucikan hatinya.
RAMADHAN menyucikan rohnya.
REJAB bulan taubat.
SYA'ABAN bulan muhibbah.
RAMADHAN dilimpahi pahala amalan.
*UKHUWWAH FILLAH ABADAN ABADA*
5/24/2011
MANISNYA SABAR
INDAHNYA SABAR BAGI ORANG YANG BENAR-BENAR MERASAINYA
Hikmah di sebalik musibah
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Apabila Allah menghendaki hamba-Nya mendapatkan kebaikan maka Allah segerakan baginya hukuman di dunia. Dan apabila Allah menghendaki keburukan untuknya maka Allah akan menahan hukumannya sampai akan disempurnakan balasannya kelak di hari kiamat.” (HR. Tirmidzi)
Di dalam hadis yang agung ini Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memberitakan bahwa ada kalanya Allah ta’ala memberikan musibah kepada hamba-Nya yang beriman dalam rangka membersihkan dirinya dari kotoran-kotoran dosa yang pernah dilakukannya selama hidup. Hal itu supaya nantinya ketika dia berjumpa dengan Allah di akhirat maka beban yang dibawanya semakin bertambah ringan.
Demikian pula terkadang Allah memberikan musibah kepada sebahagian orang akan tetapi bukan karena rasa cinta dan pemuliaan dari-Nya kepada mereka namun dalam rangka menunda hukuman mereka di alam dunia sehingga nanti pada akhirnya di akhirat mereka akan menyesal dengan tumpukan dosa yang sedemikian besar dan begitu berat beban yang harus dipikulnya ketika menghadap-Nya. Di saat itulah dia akan merasakan bahawa dirinya memang benar-benar layak menerima seksaan Allah. Allah memberikan kurnia kepada siapa saja dengan keutamaan-Nya dan Allah juga memberikan hukuman kepada siapa saja dengan penuh keadilan. Allah tidak perlu ditanya tentang apa yang dilakukan-Nya, namun mereka -para hamba- itulah yang harus dipertanyakan tentang perbuatan dan tingkah laku mereka.
Kenapa perlu bersabar?
Kerana di hujung jalan kesabaran itu, terdapat kesudahan yang dibanjiri dengan nikmat-nikmat kesempurnaan.
al-Hafizh Ibnu Hajar rahimahullah berkata, “Sesungguhnya Allah memiliki hak untuk diibadahi oleh hamba di saat tertimpa musibah, sebagaimana ketika dia mendapatkan kenikmatan.” Beliau juga mengatakan, “Maka sabar adalah kewajipan yang selalu melekat kepadanya, dia tidak boleh keluar darinya untuk selama-lamanya. Sabar merupakan penyebab untuk meraih segala kesempurnaan.”
Firman Allah,
“Dan orang yang sabar kerana mengharapkan keredhaan Tuhan mereka semata-mata, dan mendirikan sembahyang, serta mendermakan dari apa yang Kami kurniakan kepada mereka, secara sembunyi atau secara berterang-terang dan mereka pula menolak kejahatan dengan kebaikan; orang itulah mendapat tempat kesudahan (yang baik), (yaitu) syurga-syurga ‘Adn, mereka masuk ke dalamnya bersama dengan orang yang saleh dari nenek moyangnya, pasangan-pasangannya dan anak cucunya, sedang malaikat masuk ke tempat mereka dar semua pintu; (sambil mengucapkan), “Selamat sejahtera atasmu karena kesabaranmu.” Maka alangkah nikmatnya tempat kesudahan itu,”
(Ar-Ra’d; 13: 22-24)
Bersabar…bersabar…dan berdoalah!
Apabila kita ditimpa musibah, banyakkan bermohon kepada Allah. Berdoalah tanpa jemu. Mintalah daripadanya. Tidak kiralah walau cepat atau lambat termakbulnya doa itu, jangan sedikitpun timbul rasa putus asa. Apabila hamba-Nya berdoa,Allah s.w.t mempunyai 3 jawapan pada Doa’:
Pertama: Ya
Kedua: Ya, tapi bukan sekarang.
Ketiga: Ada perancangan yang lebih baik untuk dirimu
Tidak ada yang ‘tidak’, teruskan berusaha dan berdoa.Wahai jiwa hamba, percayalah pada-Nya…
Setelah kita mengetahui betapa indahnya sabar, maka sekarang pertanyaannya adalah: sudahkah kita mewujudkan nilai-nilai kesabaran ini dalam kehidupan kita? Sudahkah kita menjadikan sabar sebagai rukun kebahagiaan kita?
Sudahkah sabar mewarnai hati, lisan, dan gerak-gerik anggota badan kita?
Hikmah di sebalik musibah
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Apabila Allah menghendaki hamba-Nya mendapatkan kebaikan maka Allah segerakan baginya hukuman di dunia. Dan apabila Allah menghendaki keburukan untuknya maka Allah akan menahan hukumannya sampai akan disempurnakan balasannya kelak di hari kiamat.” (HR. Tirmidzi)
Di dalam hadis yang agung ini Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memberitakan bahwa ada kalanya Allah ta’ala memberikan musibah kepada hamba-Nya yang beriman dalam rangka membersihkan dirinya dari kotoran-kotoran dosa yang pernah dilakukannya selama hidup. Hal itu supaya nantinya ketika dia berjumpa dengan Allah di akhirat maka beban yang dibawanya semakin bertambah ringan.
Demikian pula terkadang Allah memberikan musibah kepada sebahagian orang akan tetapi bukan karena rasa cinta dan pemuliaan dari-Nya kepada mereka namun dalam rangka menunda hukuman mereka di alam dunia sehingga nanti pada akhirnya di akhirat mereka akan menyesal dengan tumpukan dosa yang sedemikian besar dan begitu berat beban yang harus dipikulnya ketika menghadap-Nya. Di saat itulah dia akan merasakan bahawa dirinya memang benar-benar layak menerima seksaan Allah. Allah memberikan kurnia kepada siapa saja dengan keutamaan-Nya dan Allah juga memberikan hukuman kepada siapa saja dengan penuh keadilan. Allah tidak perlu ditanya tentang apa yang dilakukan-Nya, namun mereka -para hamba- itulah yang harus dipertanyakan tentang perbuatan dan tingkah laku mereka.
Kenapa perlu bersabar?
Kerana di hujung jalan kesabaran itu, terdapat kesudahan yang dibanjiri dengan nikmat-nikmat kesempurnaan.
al-Hafizh Ibnu Hajar rahimahullah berkata, “Sesungguhnya Allah memiliki hak untuk diibadahi oleh hamba di saat tertimpa musibah, sebagaimana ketika dia mendapatkan kenikmatan.” Beliau juga mengatakan, “Maka sabar adalah kewajipan yang selalu melekat kepadanya, dia tidak boleh keluar darinya untuk selama-lamanya. Sabar merupakan penyebab untuk meraih segala kesempurnaan.”
Firman Allah,
“Dan orang yang sabar kerana mengharapkan keredhaan Tuhan mereka semata-mata, dan mendirikan sembahyang, serta mendermakan dari apa yang Kami kurniakan kepada mereka, secara sembunyi atau secara berterang-terang dan mereka pula menolak kejahatan dengan kebaikan; orang itulah mendapat tempat kesudahan (yang baik), (yaitu) syurga-syurga ‘Adn, mereka masuk ke dalamnya bersama dengan orang yang saleh dari nenek moyangnya, pasangan-pasangannya dan anak cucunya, sedang malaikat masuk ke tempat mereka dar semua pintu; (sambil mengucapkan), “Selamat sejahtera atasmu karena kesabaranmu.” Maka alangkah nikmatnya tempat kesudahan itu,”
(Ar-Ra’d; 13: 22-24)
Bersabar…bersabar…dan berdoalah!
Apabila kita ditimpa musibah, banyakkan bermohon kepada Allah. Berdoalah tanpa jemu. Mintalah daripadanya. Tidak kiralah walau cepat atau lambat termakbulnya doa itu, jangan sedikitpun timbul rasa putus asa. Apabila hamba-Nya berdoa,Allah s.w.t mempunyai 3 jawapan pada Doa’:
Pertama: Ya
Kedua: Ya, tapi bukan sekarang.
Ketiga: Ada perancangan yang lebih baik untuk dirimu
Tidak ada yang ‘tidak’, teruskan berusaha dan berdoa.Wahai jiwa hamba, percayalah pada-Nya…
Setelah kita mengetahui betapa indahnya sabar, maka sekarang pertanyaannya adalah: sudahkah kita mewujudkan nilai-nilai kesabaran ini dalam kehidupan kita? Sudahkah kita menjadikan sabar sebagai rukun kebahagiaan kita?
Sudahkah sabar mewarnai hati, lisan, dan gerak-gerik anggota badan kita?
*UKHUWWAH FILLAH ABADAN ABADA*
Labels:
kongsi,
unit kebajikan dan dakwah
5/18/2011
SELAMAT HARI GURU

Assalamualaikum.
Alhamdulillah, masih diberi kesempatan meneruskan kehidupan. Apa khabar sahabat sekalian?
Di kesempatan ini,rasanya masih belum terlambat untuk kami mengucapkan Selamat Hari Guru kepada semua pendidik (guru,pensyarah,ustaz dan ustazah)di seluruh Malaysia amnya dan
SMK Keroh khasnya.
Semoga segala jasa dan ilmu yang dicurahkan kepada kami semua menjadi amalan sepanjang hayat kami. Betapa besarnya ganjaran guru-guru kita yang selama ini memberi tunjuk ajar dan panduan kepada kita sejak dari kecil lagi..
Terima kasih cikgu
*UKHUWWAH FILLAH ABADAN ABADA*
3/27/2011
Memilih Pasangan Hidup Perlu Ada 'Guideline"
Assalamua'laikum.
Salam sejahtera buat semua Sahabat Alumni Keroh yang dikasihi sekalian.
Alhamdulillah, syukur kepadaNYA, atas limpah kurnia yang tak pernah henti. Malah, semakin hari, semakin banyak yang datang kepada kita. Segala puji dan puja hanya untukNYA.
Hari ini, kami ingin berkongsi sedikit ilmu dengan sahabat sekalian. Moga ada manfaatnya untuk kita bersama.
Rata-rata masyarakat sekarang mengambil mudah pergaulan antara lelaki dan wanita. Baik orang tua mahupun yang muda, apatah lagi anak-anak kecil yang belum mengerti apa-apa.
Tanpa suatu ikatan yang sah, si lelaki boleh membawa si wanita ke mana-mana saja. membonceng motor ke tempat-tempat rekreasi, berdua-duaan dalam keadaan mencurigakan. Malah, ada yang lebih hebat, ibu bapa sendiri yang memberi kebenaran kepada pasangan lelaki dan wanita ini untuk keluar bersama. Dengan alasan, anak-anak sudah besar. Sudah mampu menjaga diri sendiri. Ada juga ibu bapa memberi alasan bahawa mereka sendiri tidak punya masa untuk membawa anak-anak mereka ke mana-mana. Jadi, dibiarkan saja anak-anak mencari hiburan bersama rakan-rakan diluar.
Apakah yang telah terjadi dengan dunia sekarang?
Islam sangat melarang lelaki berfoya-foya dengan wanita. Pergaulan antara lelaki dan wanita ada batasnya. Jika seseorang lelaki itu ada keinginan terhadap seorang wanita, maka dia hendaklah masuk meminang dan berkahwin.
Langkah itu bukan sahaja membawa kepada pahala kerana mengikut sunnah Nabi saw, tetapi juga mengelakkan dirinya daripada keburukan dan maksiat. Hentikanlah amalan membawa wanita yang bukan muhrim ke sana sini dengan niat suka-suka kerana ia bukan sahaja berdosa tetapi juga menjatuhkan kemuliaan pada diri dan keluarga masing-masing. Apatah lagi apabila hubungan berkenaan dengan sekadar suka-suka, tidak membawa kepada pernikahan.
Pengharaman ini wajar kerana kesan dari melanggar larangan tersebut akan terbawa-bawa kepada zuriat nanti. Allah sangat mengharapkan lahir dari zuriat itu, mereka yang baik dan cergas. Hadis Rasulullah saw ada menerangkan bahawa baginda benci kepada orang yang suka membujang sampai ke tua. Berkahwin adalah sunnah Rasulullah saw, dan baginda akan berbangga dengan umatnya yang ramai di akhirat kelak. Namun demikian untuk mendirikan rumahtangga berbagai-bagai persediaan yang perlu disiapkan sebagai bekalan dan jambatan untuk meniti alam berumahtangga.
Ada beberapa persoalan yang perlu kita tanya pada diri sebelum memilih seseorang sebagai pasangan hidup. Islam menegaskan pilihan hendaklah berasaskan kepada yang kuat berpegang kepada agama dan berakhlak mulia serta mempastikan samada sudah dipinang atau belum dan berbagai-bagai lagi.
Rasulullah saw bersabda yang maksudnya:
"Janganlah kamu kahwin dengan perempuan kerana kecantikannya, kerana boleh jadi mereka akan merugikan. Dan jangan kerana hartanya, kerana boleh jadi mereka akan mendurhakai. tetapi kahwinlah kerana agamanya. Sesungguhnya seorang budak perempuan hitam yang pecah hidungnya tapi beragama adalah lebih baik."
Baginda bersabda lagi yang maksudnya:
"Barangsiapa berkahwin akan perempuan kerana hartanya dan elok rupanya nescaya diharamkan akan hartanya dan elok rupanya yakni ditegahkan akan hartanya dan eloknya, dan barangsiapa yang berkahwin akan dia kerana agamanya nescaya diberi rezeki oleh Allah swt akan dia akan hartanya dan eloknya."
Dari hadis di atas dapatlah difahami bahawa Rasulullah saw menegaskan kepada kaum lelaki supaya memilih calon isteri orang yang beragama serta berakhlak mulia, kerana bila isteri itu kuat beribadah akan membuahkan akhlak yang mulia maka rezeki dan hartanya dimurahkan Allah swt.
*UKHUWWAH FILLAH ABADAN ABADA*
Labels:
kongsi,
unit kebajikan dan dakwah
3/22/2011
Jom kenali Sultan Muhammad Al-Fateh

Assalamua'laikum.
Semoga semuanya sihat sejahtera dalam kalungan kasih sayang ALLAH. =)
Baiklah, dikesempatan ini, kami ingin kongsikan serba sedikit tentang Sultan Muhammad yang juga dikenali sebagai Al-Fateh yang bermaksud si penakluk. Baginda digelar Al-Fateh kerana telah berjaya menakluk beberapa buah negara sepanjang pemerintahan Baginda.
Siapakah Sultan Muhammad?
- Baginda adalah anak tunggal Sultan Murad II, pemimpin kerajaan Usmaniah dan Permaisuri Aishah
- Baginda dilahirkan pada 27 Rejab 835H bersamaan dengan 29 Mac 1432M.
- Baginda mangkat pada 3 Mei 1482M. Mengikut catatan, Baginda telah diracun.
- Sultan Muhammad Al-Fateh telah ditabalkan sebagai Pemerintah ketika berumur 19 tahun. Hanya setelah 2 tahun pemerintahannya, Baginda telah berjaya menawan Kota Konstantinopel iaitu pada usia 21 tahun.
- Baginda telah menukar nama Kota Konstantinopel kepada Istanbul yang bermaksud, ISLAM keseluruhannya.
Sebelum Sultan Muhammad Al-Fateh, telah banyak cubaan yang dilakukan oleh Khalifah ISLAM yang lain untuk menawan Kota Konstantinopel. Antaranya ialah:
1) Saidina Ali r.a pada tahun 34 Hijrah.
2) Muawwiyah b. Abu Suffian pada Tahun 84 Hijrah.
3) Sultan Sulaiman pada tahun 91 Hijrah.
4) Khalifah Harun Al-Rasyid pada tahun 165 Hijrah
5) Sultan Beyazid pula telah melakukan 3 kali cubaan iaitu pada 1391M, 1397M dan 1400M.
6) Dan akhirnya, pada 20 JamadilAwwal 857H bersamaan dengan 29 Mei 1435M, Sultan Muhammad telah berjaya menawan Kota Konstantinopel.
Menarik tentang Penaklukan Kota Kontantinopel:
- Terdapat jenazah sahabat Rasulullah s.a.w iaitu Abu Ayyub Al Ansary telah dimakamkan di benteng Kota Konstantinopel. Beliau telah berwasiat supaya jenazahnya dimakamkan disitu kerana katanya "“Kerana aku ingin mendengar derapan tapak kaki kuda sebaik-baik raja yang akan mengetuai sebaik-baik tentera semasa mereka membebaskan Konstantinopel”.
- Sultan Muhammad berjaya menawan Kota Konstantinopel setelah 53 hari berperang.
- Penciptaan Meriam Urban bermula pada Pemerintahan Sultan Muhamad. Meriam tersebut dicipta oleh seorang lelaki yang bernama Urban. Beliau telah ditangkap oleh Pemerintah Kota Konstantinopel, kerana Baginda mendapat tahu bahawa Urban pandai membuat sejata. Tetapi Urban tidak bersetuju untuk menolong Pemerintah Kota Konstantinopel yang zalim itu, dan telah dihukum penjara sehinggalah Sultan Muhamad Al-Fateh menyelamatkan Urban. Setelah berjumpa dengan Sultan Muhamad, Urban bersedia untuk membantu Baginda dan berjanji untuk membuat meriam.
- Sepanjang proses penaklukan Kota Konstantinopel, ramai penduduk dan pembesar Kota Konstantinopel telah memeluk agama ISLAM setelah berjumpa dengan Sultan Muhamad. Mereka tertarik dengan cara dan peribadi Sultan Muhamad. Antaranya ialah Ketua Paderi Kota Konstantinopel.
- Teluk Tanduk Emas mempunyai senjata rahsia. Rantai besi yang besar, telah digunakan untuk menghalang musuh untuk menghampiri Kota Konstantinopel. Pernah suatu ketika, Panglima Laut Sultan Muhamad merempuh rantai besi tersebut dengan 3 buah kapal sekaligus, tetapi masih gagal memutuskan rantai tersebut. Ini adalah penyebab Sultan Muhamad menggunakan kaedah luarbiasa iaitu dengan melayarkan Kapal Perang di atas daratan. Baginda mendapat ilham ini setelah berbincang dengan para Pembesar dan Panglima. Kapal-kapal ini diluncurkan diatas batang-batang kayu yang telah dilumur dengan darah dan lemak haiwan. Ia dilakukan pada waktu malam, dan ketika angin bertiup kencang. Ini memudahkan lagi proses-proses pemindahan kapal melalui daratan. Mengikut sumber, lebih kurang 70 - 72 buah kapal Kerajaan Usmaniah telah berjaya dipindahkan melalui daratan.
- Sultan Muhammad berjaya menawan Kota Konstantinopel setelah 53 hari berperang.
- Penciptaan Meriam Urban bermula pada Pemerintahan Sultan Muhamad. Meriam tersebut dicipta oleh seorang lelaki yang bernama Urban. Beliau telah ditangkap oleh Pemerintah Kota Konstantinopel, kerana Baginda mendapat tahu bahawa Urban pandai membuat sejata. Tetapi Urban tidak bersetuju untuk menolong Pemerintah Kota Konstantinopel yang zalim itu, dan telah dihukum penjara sehinggalah Sultan Muhamad Al-Fateh menyelamatkan Urban. Setelah berjumpa dengan Sultan Muhamad, Urban bersedia untuk membantu Baginda dan berjanji untuk membuat meriam.
- Sepanjang proses penaklukan Kota Konstantinopel, ramai penduduk dan pembesar Kota Konstantinopel telah memeluk agama ISLAM setelah berjumpa dengan Sultan Muhamad. Mereka tertarik dengan cara dan peribadi Sultan Muhamad. Antaranya ialah Ketua Paderi Kota Konstantinopel.
- Teluk Tanduk Emas mempunyai senjata rahsia. Rantai besi yang besar, telah digunakan untuk menghalang musuh untuk menghampiri Kota Konstantinopel. Pernah suatu ketika, Panglima Laut Sultan Muhamad merempuh rantai besi tersebut dengan 3 buah kapal sekaligus, tetapi masih gagal memutuskan rantai tersebut. Ini adalah penyebab Sultan Muhamad menggunakan kaedah luarbiasa iaitu dengan melayarkan Kapal Perang di atas daratan. Baginda mendapat ilham ini setelah berbincang dengan para Pembesar dan Panglima. Kapal-kapal ini diluncurkan diatas batang-batang kayu yang telah dilumur dengan darah dan lemak haiwan. Ia dilakukan pada waktu malam, dan ketika angin bertiup kencang. Ini memudahkan lagi proses-proses pemindahan kapal melalui daratan. Mengikut sumber, lebih kurang 70 - 72 buah kapal Kerajaan Usmaniah telah berjaya dipindahkan melalui daratan.
Sabda Rasulullah s.a.w. ketika menggali Parit Khandaq;
“..Konstantinopel akan jatuh ke tangan tentera Islam. Rajanya adalah sebaik-baik raja, tenteranya adalah sebaik-baik tentera……” (Hadis riwayat Imam Ahmad)
Setelah 800 tahun, hadith tersebut telah menjadi kenyataan. Sultan Muhamad adalah sebaik-baik raja dan para tentera pada zaman pemerintahannya adalah sebaik-baik tentera yang dimaksudkan oleh Rasulullah s.a.w.
Baginda pernah menyamar untuk meninjau kehidupan rakyatnya bersama beberapa orang Pembesar dan Syeikh Shamsuddin Al Wali, iaitu ulama' yang menjadi rujukan Baginda. Sepanjang tempoh penyamaran Baginda, Baginda berpuas hati dengan peribadi dan tingkahlaku rakyat di negara Baginda.
Setelah manakluk Kota Konstantinopel, Baginda telah menukar Gereja terbesar di Kota tersebut menjadi Masjid yang diberi nama Aya Sofea. Sewaktu pemilihan untuk melantik Imam, untuk solat Jumaat buat kali pertama di Masjid tersebut, Sultan Muhamad telah meminta semua tentera termasuk Baginda sendiri, berdiri. Baginda mengajukan beberapa soalan.
1) "Siapakah diantara kita yang pernah meninggalkan solat fardhu sejak baligh, sila duduk". Namun tiada seorangpun yang duduk, kerana semua tenteranya tidak pernah sekalipun meninggalkan solat fardhu.
2) "Siapa diantara kita yang pernah meninggalkan solat rawatib, sila duduk". Kali ini, sebahagian daripada tenteranya duduk.
3) Sultan Muhamad bertanya lagi, " Siapa diantara kita yang pernah meninggalkan solat sunat tahajjud walaupun satu malam, sila duduk". Dan akhirnya, hanya Sultan Muhamad Al-Fateh seorang sahaja yang berdiri.
Sultan Muhamad AL-Fateh adalah seorang kuat beribadat dan bertakwa. Baginda tidak pernah meninggalkan solat fardhu, solat sunat rawatib, dan solat sunat tahajjud sejak baligh. Baginda juga dikatan sebagai seorang pemerintah yang suka mengikut cara Rasulullah, terutama dalam strategi peperangan. Baginda juga tawadhuk dan merendah diri. Baginda menganggap semua orang adalah sama rata. Baginda pernah bersama-sama dengan rakyat dan tentera Baginda untuk membina benteng Rumeli Hissari.
Andai inginkan maklumat yang lebih lanjut, boleh rujuk pada yang lebih arif, ya.
Sekian, wassalam
*UKHUWWAH FILLAH ABADAN ABADA*
Labels:
kongsi,
tazkirah,
unit kebajikan dan dakwah
3/08/2011
Indahnya S.A.B.A.R

Assalamua'laikum dan Salam Sejahtera buat semua.
Sesekali bicara tentang ujian. Semua orang ada ujian tersendiri. Setiap ujian diberi sesuai dengan tingkat imannya. Semakin berat ujian, semakin tinggi darjat disisi Tuhan. Bagaimana mengatasi ujian? Bergantung kepada individu itu sendiri. Ada yang menganggap ujian itu satu musibah. Ada juga yang menganggap ujian itu satu anugerah, pemberian Tuhan sekalian alam.
Ramai yang mudah berkata "sabar ye?" apabila orang lain ditimpa masalah, tapi apabila diri sendiri diuji dengan ujian yang amat dahsyat, masihkah lagi perkatan sabar dapat bertahan dalam diri?
Ayuh! kita belajar bagaimana ingin membuah sabar.
Meminjam peribahasa "lain lubuk lain ikan" disamakan dengan "lain orang lain ujiannya".
Setiap ujian yang ALLAH beri berbeza-beza tertakluk pada kemampuan hamba-Nya. Lupakah kita pada firmannya?
"Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdo'a): "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang yang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir." - Surah Al-Baqarah, 286
Lihat! Allah itu Maha Penyayang lagi Maha Pengasih, Dia tidak akan timpakan kita dengan sesuatu yang kita tak mampu. Dia juga tidak akan jadikan suatu ujian itu sia-sia tanpa ada hikmah disebaliknya.
Ujian Rasulullah
Kita singkap kembali sirah, baginda Nabi Muhammad s.a.w, ujian yang menimpa baginda sangat hebat.
Bermula semasa lahir, baginda sudah kehilangan ayahnya, kemudian ibunya, datuknya, disusuli bapa saudaranya, sehinggalah isterinya yang tercinta, Siti Khadijah. Orang-orang yang baginda kasihi sudah mengadap Illahi.
Ini belum lagi termasuk ujian dalam menyebarkan Islam untuk sampai kepada kita pada hari ini, bermacam-macam ujiannya.
Dibaling najis, gigi baginda patah dalam satu peperangan, dipulau dan bermacam-macam lagi tekanan yang baginda hadapi.
Tapi ujian itu tidak pernah menghalang baginda supaya menjadi orang sabar.
Cuba kita renungkan kembali di zaman baginda s.a.w dahulu tiada handphone, tiada facebook, tiada yahoo messenger dan tiada kemudahan internet seperti yang kita ada pada hari ini, tapi lihatlah kerana kecekalan, kesabaran baginda dan para sahabat, Islam sampai kepada kita hari ini dan kita mengenal Allah dan merasa indahnya iman.
Mungkin ada sesetengah mengatakan bahawa baginda dapat menghadapi ujian-ujian tersebut kerana baginda merupakan seorang Rasulullah.
Mengapa pula begitu, baginda juga manusia biasa seperti kita, apa yang membezakan ialah baginda mempunyai keimanan yang benar-benar mantap.
Begitu juga dengan ujian yang baginda hadapi sesuai dengan kemampuan baginda.
Ujian yang hebat untuk manusia yang hebat! Kita bagaimana?
Bicara tentang iman
Iman itu ialah ketaqwaan kepada Allah, penuh khauf dan raja'. Jadi apabila kita ditimpa ditimpa sesuatu musibah atau ujian pintalah kepada Allah agar dibesarkan iman untuk kita hadapinya bukan diminta dikecilkan masalah yang kita hadapi.
Kita boleh mengatasi segala ujian yang Allah berikan dengan tenang jika kita punyai pergantungan yang tinggi kepadaNYA.
Oleh itu apa jua masalah yang ada, muhasabah kembali hubungan kita dengan Allah, renungkanlah kembali.
Adakah kita telah menjaga sebaik-baiknya hubungan kita dengan-Nya? InsyaAllah jika kita jaga hubungan kita dengan Allah, Allah akan jaga hubungan kita dengan yag lain. Allah akan bantu kita dari segenap sudut yang kita tak sangka-sangka.
Tapi kalau saya dah jaga hubungan dengan Allah sebaiknya macammana pula?
Jika begitu, kita perlu muhasabah kembali, mungkin tanpa kita sedari ada hak-hak dengan Allah kita tak tunaikan, begitu juga dengan hubungan sesama manusia.
Dan jika dah jaga semuanya, itulah dinamakan ujian sama ada kifarah dosa-dosa lepas atau peluang kita merebut pahala dan meningkatkan iman. Bukankah kita ini hanya manusia?
Jangan pernah lupa bahawa kita adalah hamba Allah s.w.t. Jadi, kita layak diuji kerana kita hanyalah hamba-Nya.
Jadilah hamba yang bersyukur.
Apa jua yang ada dalam hidup, syukurilah, belajarlah jadi orang yang sentiasa bersyukur. InsyaAllah masalah-masalah yang kecil tidak akan timbul, dan kita akan miliki sifat sabar.
Rasulullah s.a.w, walaupun dijamin syurga tapi Baginda s.a.w, tetap menunaikan solat dan ibadah malam sampai kakinya bengkak-bengkak.
Dalam satu hadis, apabila ditanya Aisyah r.a, mengapa Baginda beribadah malam sehingga kakinya bengkak sedangkan baginda sudah dijamin syurga, Baginda menjawab dengan tenang, "Aku ingin jadi hamba yang bersyukur".
Salam mujahadah membuah sabar.
*UKHUWWAH FILLAH ABADAN ABADA*
Labels:
tazkirah,
unit kebajikan dan dakwah
12/28/2010
NON MUSLIM AKUI KELEBIHAN PUASA

Assalamua'laikum.
Apa khabar sahabat sekalian? Semoga dalam jagaanNYA sentiasa..
Tertarik dengan satu kolum dalam bharian online.
Jom, sama-sama kita baca.
***********
Anna Lim amal puasa, tunggang kuda dan berenang
PERTAMA kali bertentang mata dengan bekas Ratu Cantik Malaysia 1997, Datuk Anna Lim, perasaan kagum dan selesa melihatkan keperibadian wanita itu membuatkan segala-galanya menjadi begitu mudah. Pantas bekerja, profesional di dalam urusan malah dia juga seorang yang menepati masa. Namun, paling mencuri tumpuan, pastinya aset paling berharga dimiliki Lim iaitu kecantikan semula jadi.
“Kecantikan adalah sesuatu yang subjektif namun percayalah, kecantikan seorang wanita pastinya akan lebih terserlah jika memiliki fikiran yang senantiasa positif,” katanya membuka rahsia.
Bagi Lim sendiri, walaupun pada usia sudah mencecah 40 tahun, dia yakin rahsia tubuhnya tidak dimamah usia bermula daripada fikirannya yang sentiasa lapang dan positif. “Itu memang diri saya. Tidak akan sekali-kali membiarkan fikiran dibebani masalah dan saya juga mempunyai perancangan masa depan yang bertindak sebagai pencetus semangat untuk saya berusaha.
“Sentiasa juga meluangkan masa bersosial kerana saya yakin, apabila hati gembira, sekali gus akan menyebabkan wajah awet muda,” katanya ketika ditemui baru-baru ini. Satu lagi rahsia
Lim yang juga isteri kepada ahli perniagaan, Datuk Jeffrey Lim, dia sentiasa meluangkan masa menunggang kuda lima hari seminggu, bersenam atau berenang empat kali seminggu, melakukan yoga atau sekadar berjalan kaki sebagai rutin hidup. “Jika letak kereta di pusat membeli-belah sekali pun, saya akan letakkan kereta jauh dari pintu masuk kerana saya percaya, berjalan itu satu bentuk senaman yang baik untuk kesihatan,” katanya.
Percaya atau tidak, wanita berasal dari Ipoh, Perak, itu juga yakin amalan berpuasa yang diamalkan orang Islam baik untuk menyahkan toksin di dalam badan. Kerana yakin dengan amalan itu jugalah mendorong Lim berpuasa sekurang-kurangnya dua hingga tiga kali seminggu sejak beberapa tahun lalu.
Selain rutin senaman, Lim juga begitu menitik berat pengambilan makanan hariannya, malah dia mengakui tidak mengambil karbohidrat dan lebih banyak mengambil makanan berdaging, sayur dan buah-buahan organik. Kesibukan dengan kehidupan peribadinya menyebabkan ibu kepada sepasang kembar berusia Dominic,8, dan Dorothea,8, dan seorang bayi angkat, Francisco, 2, ini menyediakan jadual harian.
“Saya akan pastikan saya mengikut jadual yang direncanakan kerana kadangkala 24 jam sehari pun tidak cukup untuk menguruskan keluarga dan kerjaya,” katanya yang turut sibuk dengan urusannya di dalam bidang pelaburan hartanah dan sebagai pereka hiasan dalaman. Di waktu senggang, Lim mengakui suka berhibur dan bercuti sama ada bersama suami atau teman rapat. Hobinya yang satu itu juga pencetus untuknya menyiapkan sebuah buku ‘coffee table’ berjudul Magical Moments of Malaysia, diterbitkan pada Julai lalu.
Selain itu, dia juga pernah menghasilkan dua buku bertajuk Beauty & Beyond, A Journey of a Beauty Queen pada 2005 mengisahkan perjalanannya sebagai Ratu Cantik dan Children, The Future of Tomorrow pada 2007. “Saya suka bercerita mengenai kelebihan buku terbaru yang mana dipaparkan mengenai tempat percutian terbaik di negara ini. Ia bukti betapa bangganya saya bergelar anak Malaysia. “Melalui buku itu juga anda akan dapat melihat betapa cantiknya negara ini dan perlu ditunjukkan kepada orang luar.
Malah, orang tempatan juga perlu mengambil peluang untuk meneroka negara sendiri yang kaya dengan sejarah dan kecantikan tersendiri,” katanya yang begitu suka ke The Datai, Langkawi. Bertemu bekas Ratu Cantik tanpa bercerita pengalaman menyertai pertandingan itu pasti tidak lengkap. Kata Lim, pengalaman itu memberinya banyak membantu terutama untuk meningkatkan keyakinan diri. “Tapi ia juga memori yang begitu menyeronokkan tambahan pula ketika itu saya baru berusia 20 tahun, masih mentah namun berpeluang berada di kota besar Los Angeles. “Menghadiri majlis sosial bersama selebriti Hollywood, ia peluang sekali seumur hidup yang tidak akan dialami semua orang,” katanya.
Lim, lulusan Inchbald School of Interior Design, London juga gemarkan cabaran kerana itu beliau menyertai satu lagi pertandingan Ratu Cantik khusus untuk wanita berkahwin, Mrs Malaysia World 2004 di India dan dia berada di kedudukan lima teratas. Sebelum mengakhiri perbualan, Lim yang juga sibuk dengan urusannya mengendalikan bengkel kecantikan melalui Beauty & Fashion Studio bersama rakannya, Amber Chia mengakui bengkel itu menjadi medium untuknya menyalurkan ilmu kepada wanita lain.
“Apa yang dititik beratkan di dalam bengkel ini adalah mengenai keyakinan diri kerana dengan adanya kekuatan itu, setiap orang mampu menghadapi apa saja cabaran tanpa ada sebarang masalah. “Di dalam kehidupan dunia moden ini, wanita juga sentiasa dibebani masalah mengenai keluarga, anak dan suami yang bukan saja boleh memberi tekanan kepada diri.
“Justeru, bengkel ini memupuk sikap yakin diri sekali gus merubah wanita supaya menyuntik imej baru di dalam hidup supaya lebih positif menghadapi masa depan,” katanya.
*UKHUWWAH FILLAH ABADAN ABADA*
Labels:
Isu Semasa,
unit kebajikan dan dakwah
12/05/2010
Hidup hanya sementara

Diri dan Sahabat yang dikasihi kerana ALLAH,
Ayuh, kita bergandingan,
dalam meniti denai kehidupan.
Destinasi kita masih jauh di depan,
perjalanan kita banyak liku dan halangan.
Seringkali jatuh tersungkur,
jangan lupa untuk bersyukur.
Jangan sesekali merasa lelah,
aturkan langkah yang lebih gagah.
Kerana DIA sengaja memberi ujian,
untuk kita mengasah keimanan.
Cita kita begitu mulia,
ingin mati di jalanNYA.
Betulkan niat, tanamkan tekad,
dengan izinNYA, kita pasti mampu menggapai cita.
Ayuh, kita kejar cintaNYA,
semoga seiring dengan apa yang dicita.
Redha DIA adalah matlamat utama,
tanpa redhaNYA amal menggunung tiada berguna.
Ayuh sahabat,
Kita cari cinta ALLAH.
Kita gapai mardhatillah...
*UKHUWWAH FILLAH ABADAN ABADA*
10/12/2010
9/21/2010
9/01/2010
SALAM PENGHUJUNG RAMADHAN

Assalamua'laikum
Apa khabar sahabat sekalian? Semoga dalam limpahan rahmatNYA sentiasa.
Hari ini, adalah hari ke-22 kita berada dalam bulan Ramadhan Al-mubarak. Sekejap sahaja masa berlalu. Ramadhan sudah hampir ke penghujungnya.
Sudah membuat penilaian tentang diri sendiri? Apa perubahan yang telah kita lakukan pada bulan Ramadhan yang mulia ini? Adakah semakin baik atau sebaliknya? Orang lain tak mampu menilainya, melainkan diri kita sendiri.
******
Tangan yang menghulur itu terpalit lekatan-lekatan hitam. Kedut kulit tangannya menterjemahkan kelewatan usianya yang menanti masa. Namun sebatang tubuh yang sungguh kusut itu masih menapak di sekitar gerai-gerai makan. Sekali sekala tangannya menepis-nepis rambut kerintingnya yang serabut itu daripada menutupi matanya. dari meja ke meja, dirinya bagaikan anjing yang dihalau saat tangan menghulur meminta belas. Tiadakah barang sebutir nasi dapat melalui kerongkongnya.
“ Ah, takde-takde. Orang tengah makan ni.”
Pemuda, mungkin dalam usia lewat 20an itu mencemuh sementara mulutnya lahap menelan nasi lemak ayam. Ternganga-nganga seperti setahun tidak makan. Pengemis tua itu mengalih arahnya. Menganguk-ngangguk membuat muka ‘ sebek’ memohon belas andai ada. Tangan kirinya mengusap perutnya yang beralas baju T kusamnya.masih gagal. Oleh kerana pengunjung gerai di situ sudah menyedari bahawa mereka akan menjadi ‘mangsa’ si pengemis ini, maka bersedialah mereka untuk menjadi pura-pura buta dan tuli. Tak dengar-tak dengar.
Sayangnya kalau duit melayang bagi kepada seorang pengemis hina begitu. Bukan senang hendak cari duit untuk makan. Mungkin itu kata-kata harapan untuk memujuk hati-hati sang kedekut. Semuanya untuk mulut dan perut sendiri.
Ada sepasang mata yang mengekori. Mampirlah hai si pengemis. Rezekimu dari Allah ada di sini. Nasi di meja tidak terusik. Hanyalah mahu memerhatikan arah si pengemis agar dia dapat menjejakinya. Sepasang mata itu masih menanti. Mahu menapak terus, hatinya bagai tidak kuat untuk menebar sedekah di khalayak. Mampirlah segera hai pengemis. Hampir kesemua meja yang dihampirinya, hanya manusia geleng yang dijumpainya. Manusia mati hati, dan buta hati. Manusia sampai hati melihat manusia hampir mati. Sudahlah hai pengemis, mereka mungkin juga pengemis sepertimu. Baru sahaja tabung ‘pengampu sedekah’ mereka hari itu penuh sehingga membuatkan mereka gila mahu makan. Anggap sahaja mereka begitu. Secara haknya memang begitu. Mereka semua pengemis sepertimu. Yang terlalu sukar mendapat rezeki sehingga takut ‘wang sedekah’ mereka berkurang untuk stok akan datang. Cuma mereka beruntung lebih sedikit daripadamu. Punya kereta, rumah dan pakaian.
“ Adik, jom ikut abang.”
Sepasang mata itu tidak keruan. Si pengemis terus-terusan di buat seperti anjing. Tangannya masih belum terisi dengan apa-apa. Lihat di atas meja, beg tangan Gucci, dan jam tangan Montblanch. Meminta daripada manusia geleng lagi miskin jiwa, memang itulah habuannya.
“ Abang nak pi mana?” Si adik terpaksa melepaskan cebisan kepak ayam yang tersangkut di rahang giginya. Gocoh benar abangnya menyambar tangannya.
“ Tu, nampak tu? Yang pak cik tua tu.”
Si abang menghulur telunjuk ke arah si pengemis. Si adik mengangguk-angguk. Kepala yang tidak gatal digaru.
“ Ni, ambil ni. Bagi kat pak cik tua tu ya.lepas tu adik ambil arah yang lain untuk mai ke sini balik.”
Si abang menggenggam tangan adiknya. Mudah-mudahan cukup untuk si pengemis. Si adik melangkah menghampiri si pengemis yang tersandar di tiang lampu melihat jika ada mata-mata yang mahu memanggil dirinya. Sepantas kilat, si adik menegur si pengemis menjabat tangan dengan berisikan sedikit ‘rezeki’. Bukan sedekah, tetapi itulah rezeki milik si pengemis yang Allah hantarkan melalui manusia lain. Ambillah, jangan rasa diri itu dibelas dan janganlah rasa rendah diri kerana harus menagih simpati. Itulah bahagianmu yang ada dalam jagaanku.
Subhanallah!
si pengemis bercucur air mata. Wajah mendungnya bagai diterangi cemerlang cahaya purnama. Dia lantas mendekati si penjual nasi yang hanyut sebentar melayan manusia geleng gopoh mengisi perut-perut mereka. dengan hidangan nasi berlauk ayam goreng rempah, si pengemis girang menghadap bahagian rezekinya hari itu. sempat lagi dia menadah tangan sambil matanya memejam rapat sebelum rezeki itu dinikmati. Entah apa yang didoakannya. Hai pengemis, tidaklah engkau harus menjadi seperti ini jika ada yang mahu peduli denganmu. Jikalau si kaya tidak terusan-terusan kaya, dan si miskin terusan-terusan papa. Jikalau wangmu tidak terus berlegar-legar di kalangan si kaya sehingga kau harus terkinja-kinja menagih simpati si kaya.
“ Adik nampakkan apa yang pak cik tua tu buat? Lepas adik bagi duit pa cik terus beli makan kan?”
Muka si adik tergambar kepuasan yang tidak pernah dirasainya.
“ Seronok tak tengok orang lain seronok?”
Angguk-angguk.penuh senyuman. Hai adik, itulah kepuasan! Puas kerana dapat memberi. Puas kerana melihat orang tersenyum gembira.
“ Jangan risau bagi duit kat orang. Nanti Allah ganti 10 kali ganda duit yang adik bagi tu. Tak nak?”
“ Nak abang!” tangan si abang mengusap-usap kepala si adik. Mengertilah hai adik, jadilah tangan yang memberi. Itulah kepuasan yang tidak dapat dibeli.
EPILOG :
Kisah benar bukan rekaan. Dari mana mahu mencari punca? Punca kenapa ramai yang menjadi manusia geleng saat tangan mahu menghulur. Tetapi sungguh mengangguk saat menjadi tangan yang menerima. Sungguh hairan!
Kisah benar bukan rekaan. Dari mana mahu mencari punca? Punca kenapa ramai yang menjadi manusia geleng saat tangan mahu menghulur. Tetapi sungguh mengangguk saat menjadi tangan yang menerima. Sungguh hairan!
*UKHUWWAH FILLAH ABADAN ABADA*
Labels:
unit kebajikan dan dakwah
8/25/2010
Mengejar cintaNYA!!

Assalamua'laikum.
Apa khabar sahabat sekalian? Semoga sihat-sihat sentiasa hendaknya.
Dikesempatan ini, kami, wakil Alumni SMK Keroh mengucapkan selamat memasuki fasa ke-II kepada seluruh umat ISLAM walau dimana anda berada.
Hari ini, adalah hari ke-15 kita berada di bulan Ramadhan Al-Mubarak. Bermakna, hanya tinggal lebih kurang 14-15 hari saja lagi sebelum Ramadhan meninggalkan kita.
Sehingga ke saat ini, apakah perubahan yang telah kita lakukan? Hingga ke saat ini, apakah perubahan yang telah kita lakukan terhadap diri kita, insan-insan disekeliling kita, keluarga kita? Adakah bertambah baik atau sebaliknya?
Muhasabah.
Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga. Bahkan ia adalah lebih daripada semua itu. Bulan Ramadhan adalah bulan barokah. Didalamnya terhimpun 1001 kebaikan yang menanti kita. Semuanya telah tersedia. Apa yang perlu kita lakukan ialah, USAHA. Tanpa usaha, makanan yang ada depan mata pun kita takkan dapat gapai, betul tak?
Teringat sabda Nabi Muhammad s.a.w : Sekiranya ummatku mengetahui kebaikan yang ada pada bulan Ramadhan, pasti mereka memohon supaya setiap bulan adalah bulan Ramadhan. ALLAHU RABBI. Lihat saja, betapa mulianya Ramadhan. Berjuta kebaikan terhimpun didalamnya. Amat rugi sekiranya kita tidak berusaha untuk sama-sama mendapatkan kebaikan tersebut.
Jadi, apa tunggu lagi? Ayuh, kita kejar cintaNYA!
*UKHUWWAH FILLAH ABADAN ABADA*
8/23/2010
permohonan IPTA sesi Dis 2010/Jan 2011

Assalamua'laikum
Alhamdulillah, ALLAH masih mengizinkan kita semua untuk bersama Ramadhan 1431H.
Dikesempatan ini, kami, wakil ALumni SMK Keroh, Kuala Krai Kelantan, ingin mengucapkan SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA. Semoga ALLAH menerima amal ibadah yang kita lakukan, aminn.
Baiklah, kepada sesiapa yang berminat untuk melanjutkan pelajaran ke IPTA bagi sesi Disember 2010 / Januari 2011, bolehla rujuk pada laman web ni (http://eputra.com/permohonan-ipta-sesi-disember-2010-januari-2011/).
Semoga bermanfaat. =)
Wassalam
*UKHUWWAH FILLAH ABADAN ABADA*
7/04/2010
Sebaik-baik wanita dan sebaik-baik lelaki

"Ahmad, an-Nasaie dan al-Hakim meriwayatkan daripada Abu Hurairah r.a bahawa Rasulullah SAW bersabda yang maksudnya :
”Sebaik-baik wanita ialah yang menyenangkan seorang lelaki apabila ia melihatnya, yang taat kepadanya apabila ia menyuruhnya dan ia tidak menyalahi suaminya dengan sesuatu yang tidak menyukakannya pada dirinya dan hartanya.”(hadith riwayat imam Muslim)"
"Daripada Salim bin Abdullah bin Umar bin al-Khaththab r.a. daripada ayahnya bahawasanya Nabi s.a.w. bersabda: "Sebagus-bagus orang lelaki ialah Abdullah andai kata ia suka bersembahyang di waktu malam." Salim berkata: "Sejak saat itu Abdullah tidak tidur di waktu malam, kecuali sebentar sekali." (Muttafaq 'alaih)"
*UKHUWWAH FILLAH ABADAN ABADA*
Permohonan untuk tajaan JPA tamat pada 16 Julai 2010
Assalamua'laikum
Permohonan telah dibuka kepada pelajar yang telah mendapat surat tawaran untuk melanjutkan pengajian di peringkat diploma atau ijazah sarjana muda (kecuali UPSI) untuk sesi 2010/2011 dan pelajar yang sedang mengikuti pengajian tahun 2 dan ke atas di Institusi Pengajian Tinggi Awam (IPTA) dan Institusi Pengajian Tinggi Swasta (IPTS) untuk mendapatkan biasiswa tajaan Jabatan Perkhidmatan Awam (JPA).
IPTA Tajaan Biasiswa JPA PIDN
Institusi Pengajian Tinggi Awam (IPTA) yang ditaja bagi program pengajian peringkat Diploma dan Ijazah adalah seperti berikut:
Universiti Sultan Zainal Abidin (UNiSZA)
Universiti Islam Antarabangsa (UIAM)
Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM)
Universiti Malaya (UM)
Universiti Malaysia Kelantan (UMK)
Universiti Malaysia Pahang (UMP)
Universiti Malaysia Perlis (UniMAP)
Universiti Malaysia Sabah (UMS)
Universiti Malaysia Sarawak (UNIMAS)
Universiti Malaysia Terengganu (UMT)
Universiti Putra Malaysia (UPM)
Universiti Sains Islam Malaysia (USIM)
Universiti Sains Malaysia (USM)
Universiti Teknikal Malaysia (UTeM)
Universiti Teknologi Malaysia (UTM)
Universiti Teknologi MARA (UiTM)
Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM)
Universiti Utara Malaysia (UUM)
Universiti Pertahanan Nasional Malaysia (UPNM)
IPTS Tajaan Biasiswa JPA PIDN
Institusi Pengajian Tinggi Swasta (IPTS) yang ditaja bagi program pengajian peringkat Ijazah sahaja adalah seperti berikut:
Universiti Multimedia (MMU)
Universiti Teknologi Petronas (UTP)
Universiti Tenaga Nasional (UNITEN)
Syarat-syarat Permohonan
A. Syarat Asas
Warganegara Malaysia;
Umur tidak melebihi 25 tahun pada 1 Januari 2010; dan
Telah menerima surat tawaran kemasukan ke tahun pertama pengajian (bagi kemasukan Semestar November/Disember Sesi 2009/2010 atau Semester Jun/Julai/Ogos Sesi 2010/2011 dari mana-mana institusi pengajian tinggi atau sedang mengikuti pengajian di tahun dua dan ke atas di mana-mana institusi pengajian tinggi awam atau swasta seperti yang disenaraikan di atas.
B. Syarat Kelayakan Akademik
1. Pelajar Baru Semestar November/ Disember Sesi 2009/2010 atau Semester Jun/ Julai/ Ogos Sesi 2010/2011;
Sijil Pelajaran Malaysia (SPM 2009) – Gred A- dalam 7 matapelajaran (Gred B dalam Bahasa Malaysia), atau
Sijil Tinggi Persekolahan Malaysia (STPM 2009) – Prinsipal B+ dalam 4 matapelajaran, atau
Sijil Tinggi Persekolahan Malaysia (STPM 2008) – Prinsipal B dalam 4 matapelajaran, atau
Sijil Tinggi Agama Malaysia (STAM) (di samping mempunyai SPM) – 4 Mumtaz dan 5 Jayyid Jiddan, atau
Matrikulasi di bawah Kementerian Pelajaran Malaysia atau Asasi IPTA – CGPA 3.40, atau
Pra-Universiti/Foundation/Alpha/ Diploma – CGPA 3.50
2. Pelajar Tahun Kedua dan Ke Atas
Bidang Kritikal (Perubatan, Pergigian, Farmasi, Sains Perubatan Veterinar) – Lulus
Bidang-bidang lain – CGPA 3.50
Calon-calon yang mendapat tawaran kemasukan ke Institusi Pengajian Tinggi Awam bagi kursus perubatan, pergigian, farmasi dan perubatan veterinar di peringkat ijazah tidak tertakluk kepada syarat kelayakan akademik di atas.
Bidang Tajaan
Kritikal- Perubatan, Pergigian, Farmasi, Sains Perubatan Veterinar
Keutamaan- Sains Tulen, Sains Perhutanan, Sains Kesihatan Bersekutu, Sains Pengurusan Alam Sekitar, Sains Pertanian, Bioteknologi, Teknologi Maklumat, Sains dan Teknologi
Profesional- Sastera Ikhtisas – Undang-undang, Senibina, Sains Aktuari, Ukur Bahan, Ukur Tanah, Kejuruteraan Perancangan Bandar dan Wilayah, Perakaunan.
Lain-lain- Kejuruteraan, Teknologi Industri, Seni Bina, Ukur Bahan/Tanah, Perancangan Bandar dan Wilayah
Sastera – Sastera – Hubungan Antarabangsa, Pengajian Islam, Sains Politik dan Ekonomi.
Kadar Biasiswa
Biasiswa yang akan diberi termasuklah elaun sara hidup, elaun buku, elaun alat perkakas, elaun tesis, elaun kertas projek, elaun latihan amali dan yuran pengajian.
Secara amnya jumlah yang akan diterima untuk setiap tahun bagi pengajian peringkat Diploma adalah elaun sara hidup RM 7,560/ RM 6,426, elaun buku RM 400, elaun alat perkakas RM 50 – RM 250, elaun kertas projek RM 150 dan yuran pengajian IPTA RM 966/ UiTM RM 400.
Secara amnya jumlah yang akan diterima untuk setiap tahun bagi pengajian peringkat Ijazah adalah elaun sara hidup RM 8,400/ RM 7,140, elaun buku RM 600/ RM 1,000, elaun alat perkakas RM 100 – RM 500, elaun kertas projek RM 150 dan yuran pengajian RM 1,100 – RM 1,800. Di samping itu terdapat juga elaun tesis RM 300 untuk sekali sahaja dan elaun latihan amali RM 10 sehari. Yuran pengajian bagi IPTS pula adalah bergantung kepada amaun tuntutan oleh IPTS berkenaan.
Tambang kapal terbang dua hala antara Semenanjung, Labuan, Sabah dan Sarawak juga diberi di antara RM 100 – RM 1,000 bergantung kepada lokasi rumah calon dan universiti.
Tempoh Kontrak
Tempoh perlu berkhidmat dengan kerajaan selepas tamat pengajian dengan jayanya bergantung kepada tempoh masa dan pengajian yang diikuti. Secara amnya;
Peringkat Diploma
Tempoh Pengajian 3 tahun atau kurang : 3 – 5 tahun
Tempoh Pengajian lebih 3 tahun : 4 – 6 tahun
Peringkat Ijazah
Tempoh Pengajian 4 tahun atau kurang : 4 – 6 tahun
Tempoh Pengajian lebih 4 tahun : 5 – 7 tahun
Kursus Perubatan dan Pergigian : 10 tahun
Pembayaran ganti rugi perlu dijelaskan jika enggan berkhidmat dengan kerajaan. Jumlah ganti rugi tersebut bergantung kepada tempoh masa dan pengajian yang diikuti. Secara amnya;
Peringkat Diploma di antara RM 70,000 – RM 100,000.
Peringkat Ijazah di antara RM 110,000 – RM 250,000.
Walaupun begitu mereka yang belajar di IPTS perlu membayar ganti rugi kos yang sebenar.
Mereka Yang Tidak Layak Memohon
Pelajar-pelajar yang tidak memenuhi syarat-syarat kelayakan asas dan khusus yang ditetapkan.
Calon yang telah mendapat tajaan di bawah Program Penajaan Tambahan 9A SPM 2008 dan mana-mana Program Penajaan JPA ke Institusi Pengajian Tinggi Tempatan.
Pelajar-pelajar yang telah mempunyai Ijazah Pertama, Diploma Lepasan Ijazah atau diploma anjuran sesebuah jabatan/agensi.
Kursus-kursus yang berkaitan dengan pendidikan seperti Kursus Ijazah Sarjana Muda Sains dengan Pendidikan.
Pelajar-pelajar yang sedang mengikuti kursus peringkat Matrikulasi / Asasi Sains / Pra Universiti / Alpha / Foundation.
Pelajar/pegawai yang mengikuti program/kursus jarak jauh/ separuh masa.
Pelajar yang akan dan sedang mengikuti Program Kerjasama, Program Berkembar, Program Double Degree, Program Luar Kampus dan Program Jarak Jauh.
Cara Memohon
Permohonan boleh dibuat di atas talian (on-line) sahaja secara percuma. Cara memohon adalah seperti berikut:
Pemohon boleh mengemukakan permohonan mulai tarikh iklan dikeluarkan dengan melayari http://esilav2.jpa.gov.my atau http://www.jpa.gov.my atau terus saja ke Permohonan Program Ijazah Dalam Negara 2010 (PIDN);
Pemohon dibenarkan menghantar satu permohonan sahaja tetapi dibenarkan mengakses sebanyak 3 kali untuk mengemaskini atau meminda sebelum tarikh tutup permohonan. Hanya permohonan yang terkini sahaja diambil kira sebagai penerimaan permohonan;
Borang permohonan atas talian yang dimuat turun, dicetak dan dihantar melalui pos tidak akan diproses;
Permohonan secara atas talian tidak memerlukan penghantaran salinan sijil-sijil, kecuali dinyatakan dalam “Slip Pengesahan Permohonan Biasiswa JPA Tahun 2010”;
Pemohon hendaklah memastikan proses permohonan telah sempurna dengan mencetak “Slip Pengesahan Permohonan Biasiswa JPA Tahun 2010” sebagai bukti permohonan telah dibuat.
Tarikh Tutup
Tarikh tutup permohonan Biasiswa JPA PIDN 2010 ini ialah pada 16 Julai 2010 (Jumaat). Permohonan yang diterima selepas tarikh tersebut tidak akan dipertimbangkan.
Keputusan Permohonan
Keputusan permohonan Biasiswa JPA PIDN 2010 ini dijangka akan diumumkan 30 hari selepas tarikh tutup permohonan di laman web JPA, eSiLa.
Maklumat
Maklumat yang lebih lengkap boleh diperolehi di Syarat-syarat Permohonan Program Ijazah Dalam Negara (PIDN) 2010 dan Soalan Lazim (FAQ) Bagi Borang Permohonan Online PIDN 2010.
Pertanyaan mengenai masalah teknikal semasa mengisi borang permohonan atas talian boleh dibuat dengan menghubungi talian 03-8885 3453, 03-88853541 atau 03-88853552. Talian-talian ini dibuka setiap hari dari jam 8.00 pagi hingga 5.00 petang (Isnin– Jumaat); dan
Pertanyaan mengenai program tajaan boleh dibuat dengan menghubungi talian 03-8885 3049 (10 talian) pada setiap hari bekerja mulai jam 8.00 pagi hingga 5.00 petang atau e-mel di alamat esila@jpa.gov.my.
sumber : http://eputra.com/permohonan-biasiswa-jpa-pengajian-dalam-negara-pidn-2010/#more-1855
Permohonan telah dibuka kepada pelajar yang telah mendapat surat tawaran untuk melanjutkan pengajian di peringkat diploma atau ijazah sarjana muda (kecuali UPSI) untuk sesi 2010/2011 dan pelajar yang sedang mengikuti pengajian tahun 2 dan ke atas di Institusi Pengajian Tinggi Awam (IPTA) dan Institusi Pengajian Tinggi Swasta (IPTS) untuk mendapatkan biasiswa tajaan Jabatan Perkhidmatan Awam (JPA).
IPTA Tajaan Biasiswa JPA PIDN
Institusi Pengajian Tinggi Awam (IPTA) yang ditaja bagi program pengajian peringkat Diploma dan Ijazah adalah seperti berikut:
Universiti Sultan Zainal Abidin (UNiSZA)
Universiti Islam Antarabangsa (UIAM)
Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM)
Universiti Malaya (UM)
Universiti Malaysia Kelantan (UMK)
Universiti Malaysia Pahang (UMP)
Universiti Malaysia Perlis (UniMAP)
Universiti Malaysia Sabah (UMS)
Universiti Malaysia Sarawak (UNIMAS)
Universiti Malaysia Terengganu (UMT)
Universiti Putra Malaysia (UPM)
Universiti Sains Islam Malaysia (USIM)
Universiti Sains Malaysia (USM)
Universiti Teknikal Malaysia (UTeM)
Universiti Teknologi Malaysia (UTM)
Universiti Teknologi MARA (UiTM)
Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM)
Universiti Utara Malaysia (UUM)
Universiti Pertahanan Nasional Malaysia (UPNM)
IPTS Tajaan Biasiswa JPA PIDN
Institusi Pengajian Tinggi Swasta (IPTS) yang ditaja bagi program pengajian peringkat Ijazah sahaja adalah seperti berikut:
Universiti Multimedia (MMU)
Universiti Teknologi Petronas (UTP)
Universiti Tenaga Nasional (UNITEN)
Syarat-syarat Permohonan
A. Syarat Asas
Warganegara Malaysia;
Umur tidak melebihi 25 tahun pada 1 Januari 2010; dan
Telah menerima surat tawaran kemasukan ke tahun pertama pengajian (bagi kemasukan Semestar November/Disember Sesi 2009/2010 atau Semester Jun/Julai/Ogos Sesi 2010/2011 dari mana-mana institusi pengajian tinggi atau sedang mengikuti pengajian di tahun dua dan ke atas di mana-mana institusi pengajian tinggi awam atau swasta seperti yang disenaraikan di atas.
B. Syarat Kelayakan Akademik
1. Pelajar Baru Semestar November/ Disember Sesi 2009/2010 atau Semester Jun/ Julai/ Ogos Sesi 2010/2011;
Sijil Pelajaran Malaysia (SPM 2009) – Gred A- dalam 7 matapelajaran (Gred B dalam Bahasa Malaysia), atau
Sijil Tinggi Persekolahan Malaysia (STPM 2009) – Prinsipal B+ dalam 4 matapelajaran, atau
Sijil Tinggi Persekolahan Malaysia (STPM 2008) – Prinsipal B dalam 4 matapelajaran, atau
Sijil Tinggi Agama Malaysia (STAM) (di samping mempunyai SPM) – 4 Mumtaz dan 5 Jayyid Jiddan, atau
Matrikulasi di bawah Kementerian Pelajaran Malaysia atau Asasi IPTA – CGPA 3.40, atau
Pra-Universiti/Foundation/Alpha/ Diploma – CGPA 3.50
2. Pelajar Tahun Kedua dan Ke Atas
Bidang Kritikal (Perubatan, Pergigian, Farmasi, Sains Perubatan Veterinar) – Lulus
Bidang-bidang lain – CGPA 3.50
Calon-calon yang mendapat tawaran kemasukan ke Institusi Pengajian Tinggi Awam bagi kursus perubatan, pergigian, farmasi dan perubatan veterinar di peringkat ijazah tidak tertakluk kepada syarat kelayakan akademik di atas.
Bidang Tajaan
Kritikal- Perubatan, Pergigian, Farmasi, Sains Perubatan Veterinar
Keutamaan- Sains Tulen, Sains Perhutanan, Sains Kesihatan Bersekutu, Sains Pengurusan Alam Sekitar, Sains Pertanian, Bioteknologi, Teknologi Maklumat, Sains dan Teknologi
Profesional- Sastera Ikhtisas – Undang-undang, Senibina, Sains Aktuari, Ukur Bahan, Ukur Tanah, Kejuruteraan Perancangan Bandar dan Wilayah, Perakaunan.
Lain-lain- Kejuruteraan, Teknologi Industri, Seni Bina, Ukur Bahan/Tanah, Perancangan Bandar dan Wilayah
Sastera – Sastera – Hubungan Antarabangsa, Pengajian Islam, Sains Politik dan Ekonomi.
Kadar Biasiswa
Biasiswa yang akan diberi termasuklah elaun sara hidup, elaun buku, elaun alat perkakas, elaun tesis, elaun kertas projek, elaun latihan amali dan yuran pengajian.
Secara amnya jumlah yang akan diterima untuk setiap tahun bagi pengajian peringkat Diploma adalah elaun sara hidup RM 7,560/ RM 6,426, elaun buku RM 400, elaun alat perkakas RM 50 – RM 250, elaun kertas projek RM 150 dan yuran pengajian IPTA RM 966/ UiTM RM 400.
Secara amnya jumlah yang akan diterima untuk setiap tahun bagi pengajian peringkat Ijazah adalah elaun sara hidup RM 8,400/ RM 7,140, elaun buku RM 600/ RM 1,000, elaun alat perkakas RM 100 – RM 500, elaun kertas projek RM 150 dan yuran pengajian RM 1,100 – RM 1,800. Di samping itu terdapat juga elaun tesis RM 300 untuk sekali sahaja dan elaun latihan amali RM 10 sehari. Yuran pengajian bagi IPTS pula adalah bergantung kepada amaun tuntutan oleh IPTS berkenaan.
Tambang kapal terbang dua hala antara Semenanjung, Labuan, Sabah dan Sarawak juga diberi di antara RM 100 – RM 1,000 bergantung kepada lokasi rumah calon dan universiti.
Tempoh Kontrak
Tempoh perlu berkhidmat dengan kerajaan selepas tamat pengajian dengan jayanya bergantung kepada tempoh masa dan pengajian yang diikuti. Secara amnya;
Peringkat Diploma
Tempoh Pengajian 3 tahun atau kurang : 3 – 5 tahun
Tempoh Pengajian lebih 3 tahun : 4 – 6 tahun
Peringkat Ijazah
Tempoh Pengajian 4 tahun atau kurang : 4 – 6 tahun
Tempoh Pengajian lebih 4 tahun : 5 – 7 tahun
Kursus Perubatan dan Pergigian : 10 tahun
Pembayaran ganti rugi perlu dijelaskan jika enggan berkhidmat dengan kerajaan. Jumlah ganti rugi tersebut bergantung kepada tempoh masa dan pengajian yang diikuti. Secara amnya;
Peringkat Diploma di antara RM 70,000 – RM 100,000.
Peringkat Ijazah di antara RM 110,000 – RM 250,000.
Walaupun begitu mereka yang belajar di IPTS perlu membayar ganti rugi kos yang sebenar.
Mereka Yang Tidak Layak Memohon
Pelajar-pelajar yang tidak memenuhi syarat-syarat kelayakan asas dan khusus yang ditetapkan.
Calon yang telah mendapat tajaan di bawah Program Penajaan Tambahan 9A SPM 2008 dan mana-mana Program Penajaan JPA ke Institusi Pengajian Tinggi Tempatan.
Pelajar-pelajar yang telah mempunyai Ijazah Pertama, Diploma Lepasan Ijazah atau diploma anjuran sesebuah jabatan/agensi.
Kursus-kursus yang berkaitan dengan pendidikan seperti Kursus Ijazah Sarjana Muda Sains dengan Pendidikan.
Pelajar-pelajar yang sedang mengikuti kursus peringkat Matrikulasi / Asasi Sains / Pra Universiti / Alpha / Foundation.
Pelajar/pegawai yang mengikuti program/kursus jarak jauh/ separuh masa.
Pelajar yang akan dan sedang mengikuti Program Kerjasama, Program Berkembar, Program Double Degree, Program Luar Kampus dan Program Jarak Jauh.
Cara Memohon
Permohonan boleh dibuat di atas talian (on-line) sahaja secara percuma. Cara memohon adalah seperti berikut:
Pemohon boleh mengemukakan permohonan mulai tarikh iklan dikeluarkan dengan melayari http://esilav2.jpa.gov.my atau http://www.jpa.gov.my atau terus saja ke Permohonan Program Ijazah Dalam Negara 2010 (PIDN);
Pemohon dibenarkan menghantar satu permohonan sahaja tetapi dibenarkan mengakses sebanyak 3 kali untuk mengemaskini atau meminda sebelum tarikh tutup permohonan. Hanya permohonan yang terkini sahaja diambil kira sebagai penerimaan permohonan;
Borang permohonan atas talian yang dimuat turun, dicetak dan dihantar melalui pos tidak akan diproses;
Permohonan secara atas talian tidak memerlukan penghantaran salinan sijil-sijil, kecuali dinyatakan dalam “Slip Pengesahan Permohonan Biasiswa JPA Tahun 2010”;
Pemohon hendaklah memastikan proses permohonan telah sempurna dengan mencetak “Slip Pengesahan Permohonan Biasiswa JPA Tahun 2010” sebagai bukti permohonan telah dibuat.
Tarikh Tutup
Tarikh tutup permohonan Biasiswa JPA PIDN 2010 ini ialah pada 16 Julai 2010 (Jumaat). Permohonan yang diterima selepas tarikh tersebut tidak akan dipertimbangkan.
Keputusan Permohonan
Keputusan permohonan Biasiswa JPA PIDN 2010 ini dijangka akan diumumkan 30 hari selepas tarikh tutup permohonan di laman web JPA, eSiLa.
Maklumat
Maklumat yang lebih lengkap boleh diperolehi di Syarat-syarat Permohonan Program Ijazah Dalam Negara (PIDN) 2010 dan Soalan Lazim (FAQ) Bagi Borang Permohonan Online PIDN 2010.
Pertanyaan mengenai masalah teknikal semasa mengisi borang permohonan atas talian boleh dibuat dengan menghubungi talian 03-8885 3453, 03-88853541 atau 03-88853552. Talian-talian ini dibuka setiap hari dari jam 8.00 pagi hingga 5.00 petang (Isnin– Jumaat); dan
Pertanyaan mengenai program tajaan boleh dibuat dengan menghubungi talian 03-8885 3049 (10 talian) pada setiap hari bekerja mulai jam 8.00 pagi hingga 5.00 petang atau e-mel di alamat esila@jpa.gov.my.
sumber : http://eputra.com/permohonan-biasiswa-jpa-pengajian-dalam-negara-pidn-2010/#more-1855
6/16/2010
PERUBAHAN TEMPLET

Assalamua'laikum.
Alhamdulillah, masih diberi keizinan olehNYA untuk meneruskan kehidupan di Bumi Tuhan. Alhamdulillah.
Apa khabar warga Keroh sekalian? Moga dalam jagaanNYA sentiasa. Kami, alhamdulillah, sihat.
Baiklah, berkenaan dengan perubahan templet blog Alumni Keroh ini.
Kami memilih latar belakang pantai yang tenang, dengan harapan semoga kita boleh mengambil 'ibrah'/pengajaran daripada resam pantai yang sentiasa setia dan kuat, walau sentiasa dihempas ombak yang besar. Walau sudah terhakis akibat rempuhan ombak, pantai tak pernah berganjak. (^_^). Pantai tak pernah lupakan ombak, tetap ia bersama dengan ombak, tanpa dendam yang kesumat.
Insya'ALLAH, semoga kita jadi seperti pantai. Yang sentiasa setia dan kuat!
(sekadar monolog penulis tatkala memilih latar belakang tersebut)
*UKHUWWAH FILLAH ABADAN ABADA*
6/11/2010
nilai sebuah kehormatan

Seorang pemuda masuk ke dalam sebuah kedai makan, memesan makanan. Tidak beberapa lama kemudian, pesanannya datang.
Saat pemuda itu hendak menikmati makanannya, datanglah seorang anak kecil laki laki menjajakan kuih padanya,
"Bang, mahu beli kuih, bang ?"
Dengan ramah pemuda yang sedang makan itu menjawab "Tidak, saya sedang makan".
Anak kecil tersebut tidak putus asa dengan cubaan pertama. Dia menunggu sampai pemuda itu selesai makan, lalu dia tawarkan lagi kuih dagangannya, "Bang, mahu beli kuih, bang ?"
Pemuda tersebut menjawab, "Tidak dik, saya sudah kenyang."
Lalu, pemuda itu membayar di kaunter dan beranjak pergi dari kedai makan tersebut. Si anak kecil penjaja kuih itu mengikuti. Sudah hampir seharian dia menjajakan kuih buatan ibunya. Dia tidak menyerah pada usahanya.
Anak itu berfikir, "Cuba aku tawarkan kuih ini lagi pada pemuda itu. Siapa tahu kuih ini dijadikan ole ole buat orang di rumahnya." Apa yang dilakukan oleh anak kecil itu adalah usaha gigih membantu ibunya menyambung kehidupan yang serba sederhana ini.
Saat pemuda itu keluar rumah makan, anak kecil penjaja kuih itu menawarkan kuih dagangannya untuk yang ketiga kali, "Bang mahu beli kuih saya ?".
Kali ini pemuda itu merasa serba salah untuk menolak. Kemudian, dia mengeluarkan wang RM 10 dari dompetnya dan diberikan pada anak kecil itu sebagai sedekah.
Katanya, "Dik, ambil wang ini. Saya tidak beli kuih adik. Anggap saja ini sedekah dari saya buat adik."
Anak kecil itu menerima wang pemberian pemuda lalu memberikannya kepada seorang pengemis yang sedang meminta minta. Betapa terkejutnya pemuda itu.
"Kenapa dengan budak kecil ini? Diberi wang tak mahu malah diberikan pada orang lain ?". Katanya, "Kenapa kamu berikan wang itu pada pengemis ? Mengapa tidak kau ambil saja ?"
Anak kecil penjaja kuih tersenyum lucu menjawab, "Saya sudah berjanji sama ibu di rumah untuk menjualkan kuih buatan ibu, bukan jadi pengemis. Dan saya akan bangga pulang ke rumah bertemu ibu kalau kuih buatan ibu terjual habis. Wang yang saya berikan kepada ibu hasil usaha kerja keras saya. Ibu saya tidak suka saya menjadi pengemis".
Pemuda itu kagum dengan kata kata yang diucapkan anak kecil penjaja kuih yang masih sangat kecil buat ukuran seorang anak yang sudah punya etika kerja bahawa "kerja adalah sebuah kehormatan". Kehormatan anak kecil itu akan berkurang di hadapan ibunya, bila dia tidak bekerja keras dan berhasil menjajakan kuih. Dia ingin setiap kali pulang ke rumah dia melihat ibunya tersenyum menyambut kepulangannya dan senyuman bonda yang tulus dia balas dengan kerja yang terbaik dan menghasilkan wang.
Akhirnya, pemuda tadi memborong semua kuih yang dijajakan anak kecil itu. Bukan kerana kasihan, bukan kerana lapar tapi kerana prinsip yang dimiliki anak kecil itu "kerja adalah sebuah kehormatan". Dia akan mendapatkan wang kalau dia sudah bekerja dengan baik.
Semoga cerita di atas menyedarkan kita tentang erti pentingnya kerja. Bukan sekadar untuk wang semata. Jangan sampai mata kita menjadi alpa kerana wang sehingga melupakan apa erti pentingnya kebanggaan kerjaya yang kita miliki. Sekecil apapun kerjaya itu, kalau kita kerjakan dengan sungguh sungguh, pastilah akan memberi makna.
*UKHUWWAH FILLAH ABADAN ABADA*




